Bandung, 17 Juli 2026 – Kabar gembira untuk seluruh user, desainer, developer, dan agensi WordPress di Indonesia! Tahap pengembangan besar berikutnya telah dimulai. WordPress 7.1 Beta 1 kini telah resmi tersedia untuk diunduh dan diuji coba oleh publik.
🚨 Peringatan Penting: Rilis beta ini ditujukan hanya untuk keperluan pengujian dan pengembangan. Mohon untuk tidak menginstal, menjalankan, atau menguji versi WordPress ini pada website produksi (live) atau situs web yang bersifat krusial. Sebaliknya, gunakanlah lingkungan pengujian (test environment) atau situs lokal untuk mengeksplorasi deretan fitur barunya.
Cara Menguji WordPress 7.1 Beta 1
Anda dapat menguji WordPress 7.1 Beta 1 dengan beberapa metode berikut:
- Plugin WordPress Beta Tester: Instal dan aktifkan plugin WordPress Beta Tester pada instalasi WordPress Anda. Masuk ke pengaturan, lalu pilih saluran “Bleeding edge” dan aliran “Beta/RC Only”.
- Unduh Langsung (Direct Download): Unduh file versi Beta 1 dalam bentuk
.zipresmi dan instal secara manual pada website pengujian Anda. - Baris Perintah (WP-CLI): Jalankan perintah WP-CLI berikut pada terminal Anda untuk memperbarui versi secara instan: Bash
wp core update --version=7.1-beta1 - WordPress Playground: Gunakan instans WordPress Playground 7.1 Beta 1 untuk menguji sistem langsung di dalam browser Anda. Tanpa memerlukan setup server sama sekali—cukup klik dan jalankan!
Jadwal rilis final yang stabil untuk WordPress 7.1 direncanakan meluncur pada 19 August 2026. Bantuan Anda dalam menguji versi Beta dan RC (Release Candidate) sangatlah vital untuk membuat rilis ini menjadi se-stabil dan se-kencang mungkin.
Seberapa Penting Pengujian Anda?
Menguji perangkat lunak untuk menemukan masalah (issues) adalah bagian yang sangat kritis dalam pengembangan software apa pun. Ini adalah cara yang sangat berarti bagi siapa saja untuk ikut berkontribusi bagi ekosistem dunia—baik Anda memiliki pengalaman teknis maupun tidak.
Rincian lengkap mengenai apa saja skenario yang perlu diuji pada versi terbaru ini telah tersedia di Panduan Menguji WordPress 7.1 Lengkap & Taktis versi Indonesia.
Jika Anda menemukan kendala atau bug, silakan bagikan temuan tersebut di area forum dukungan Alpha/Beta resmi. Jika Anda sudah terbiasa mengirimkan laporan bug yang dapat direproduksi secara teknis, Anda bisa mengajukannya langsung via WordPress Trac. Anda juga dapat mencocokkan masalah yang Anda temukan dengan daftar known bugs (bug yang sudah diketahui) yang ada.
Bagi yang penasaran tentang bagaimana inisiatif pengujian rilis ini berjalan secara umum dan ingin tahu cara memulainya, Anda dapat mengikuti perkembangannya di kanal Make Core serta bergabung dalam channel #core-test pada Slack resmi Making WordPress.
Apa yang Baru di WordPress 7.1?
WordPress 7.1 menyertakan rangkaian fitur baru yang sebelumnya hanya tersedia secara eksklusif di dalam plugin Gutenberg (mencakup pembaruan Gutenberg sejak WordPress 7.0 dari versi 22.7, 22.8, 22.9, 23.0, 23.1, 23.2, 23.3, 23.4, 23.5 hingga versi 23.6).
Secara garis besar, WordPress 7.1 menghadirkan kontrol gaya (styling) yang jauh lebih lengkap, pengalaman pengelolaan media yang lebih halus, serta antarmuka admin yang lebih personal.
Di bawah kap mesinnya, para pengembang (developers) mendapatkan perluasan rangkaian API baru untuk membangun produk, dan para pemilik situs web mendapatkan dukungan yang lebih matang untuk melayani audiens berskala global.
Berikut adalah rincian fitur-fitur baru yang dibawa oleh WordPress 7.1 Beta 1:
1. Fitur Kolaborasi Baru: Rangkaian Fitur “Notes”
Fitur Notes (Catatan internal) terus berkembang menjadi pengalaman kolaborasi tim yang lebih lengkap, membuat alur umpan balik asinkronus antar-tim menjadi lebih cepat dan ekspresif langsung di dalam editor:
- Format Teks (Text Formatting): Notes kini mendukung pemformatan teks langsung (inline formatting) seperti cetak tebal (bold), miring (italic), kode (code), tautan (links), serta penambahan emoji. Masing-masing dilengkapi dengan pintasan keyboard (keyboard shortcut) agar alur kerja Anda tidak terputus.
- Fitur @mentions: Cukup ketik simbol “@” di dalam kolom catatan untuk memunculkan daftar kolaborator yang dapat dicari dan men-tag seseorang secara langsung dari sidebar.
- Tinggalkan Catatan di Mana Saja: Anda bisa memulai lebih dari satu percakapan/utas pada blok yang sama, alih-alih menumpuk semua umpan balik ke dalam satu utas tunggal.
- Inline Notes: Anda kini bisa menyematkan catatan pada pilihan kata teks tertentu (text selection), bukan hanya pada keseluruhan blok konten.
- Show More / Show Less: Catatan yang berukuran panjang kini akan otomatis terlipat secara default dengan tombol ekspansi untuk menjaganya tetap rapi.
2. Desain Responsif Bawaan & Styling Kondisional
WordPress 7.1 mengambil langkah raksasa menuju era desain responsif bawaan, memungkinkan Anda mencapai tampilan visual yang dulunya wajib menggunakan kode CSS kustom:
- Responsive Styling: Tentukan bagaimana tampilan visual sebuah blok di berbagai ukuran layar (desktop, tablet, mobile) langsung di dalam editor—berlaku untuk konfigurasi Global Styles maupun individual blok secara native.
- Kustomisasi Breakpoint Viewport: Penulis tema (theme authors) kini dapat mendefinisikan batas nilai responsive breakpoints mereka sendiri di dalam file
theme.json, memberikan fleksibilitas penuh terhadap perilaku kontrol responsif situs. - Interactive State Styling: Atur bagaimana blok merespons interaksi pengguna secara visual (misalnya perubahan warna tombol secara instan saat hover atau focus) menggunakan standarisasi kontrol bawaan di Global Styles maupun per instans blok tombol.
3. Pengalaman Media yang Jauh Lebih Halus
Proses mengunggah, mengedit, dan menjelajahi dokumen media di pustaka kini menjadi lebih andal dan hemat sumber daya server:
- Client-Side Media Processing: Proses dekode, kompresi ukuran, dan enkode gambar kini dipindahkan langsung ke browser pengguna memanfaatkan teknologi wasm-vips sebelum dikirim ke server. Mendukung format HEIC (foto iPhone), UltraHDR, AVIF, WebP, serta konversi otomatis GIF-to-video agar file lebih ringan. Proses upload juga lebih tangguh dengan adanya indikator progres dan fitur auto-retry jika koneksi data internet terputus di tengah jalan.
- Modal Editor Media Baru: Sebuah jendela modal khusus untuk menyunting gambar hadir menggantikan alat pemotong inline yang lama, menyatukan fungsi pemotongan (cropping), rotasi, pembalikan gambar (flip), perbesaran (zoom), serta pengeditan metadata dalam satu alur kerja yang efisien.
- Smarter Galleries: Blok Galeri secara otomatis dapat menarik dan mengurutkan media yang sudah terlampir (attached) pada postingan aktif saat ini, memangkas proses pengaturan manual.
- View Attached Images: Setelah Anda mengunggah gambar ke dalam post, panel inserter media akan memunculkan kategori baru bernama “Attached images” agar aset mudah ditemukan kembali.
- Infinite Scrolling Secara Default: Tampilan grid di Media Library kini akan memuat item baru secara otomatis saat digulir ke bawah (infinite scroll), tanpa perlu lagi mengeklik tombol “Load more”. Fitur ini sangat berguna untuk situs berskala besar (dapat dinonaktifkan di pengaturan profil pengguna).
4. Navigasi Dasbor Admin yang Lebih Personal
Peningkatan fungsional ini membuat area kerja admin WordPress menjadi lebih konsisten dan mudah untuk dijelajahi:
- Persistent Toolbar (Omnibar): Bilah menu admin atas kini akan selalu ikut menempel menemani Anda saat masuk ke dalam Site Editor maupun Block Editor, lengkap dengan beberapa penyegaran visual (ikon rumah berubah menjadi Ikon Situs, foto avatar profil berbentuk lingkaran, dan ikon command palette dihapus dari toolbar editor).
- Peningkatan Command Palette: Fitur pencarian cepat (
Ctrl/Cmd + K) kini lebih rapi karena hasil pencarian dikelompokkan ke dalam kategori bagian Recent (terbaru), matching, dan Suggestions (saran). Perintah yang sering Anda jalankan akan otomatis diingat dan disimpan. Ukuran kotaknya juga dibuat sedikit lebih lebar untuk kemudahan pemindaian mata. - Admin Color Scheme di Site Editor: Tampilan antarmuka Site Editor kini akan mencerminkan skema warna admin yang Anda pilih di profil, tidak lagi kaku menggunakan latar belakang gelap. Kanvas pengeditan konten tetap dipertahankan putih demi tingkat keterbacaan kontras desain.
- Iterasi DataViews dan DataForms: Penyempurnaan berkelanjutan pada komponen di balik tata kelola daftar posts, pages, patterns, dan templates, serta formulir penyuntingannya.
- Excerpt di Daftar Postingan: Halaman tabel daftar Posts kini menampilkan ringkasan pendek (excerpt) untuk setiap entri, memudahkan agensi mencari artikel tertentu tanpa harus membukanya satu per satu.
- Visual Revisions: Penambahan tata letak picker activity untuk meninjau riwayat revisi lebih detail, pelabelan status autosave yang jelas di lini masa, serta notifikasi autosave yang langsung membuka ke tampilan revisi visual.
- Bagian Identitas Khusus (Identity Section): Pengaturan nama situs, slogan (tagline), dan ikon situs kini berada di bagian khusus yang jelas di dalam Site Editor (
Design → Identity). - Widget Dasbor “On This Day”: Widget baru di dasbor utama untuk memunculkan kembali artikel yang pernah Anda publikasikan pada tanggal yang sama di tahun-tahun lalu, dikelompokkan berdasarkan tahun.
- Mengubah Parent Utas Komentar: Memperbaiki salah kamar pada komentar kini tidak perlu mengedit database langsung. WordPress 7.1 menambahkan kontrol “In reply to” yang bisa diedit di layar Edit Comment via menu dropdown.
5. Blok Baru & Optimalisasi Level Blok
WordPress 7.1 menyuntikkan beberapa pembaruan blok penting untuk memberikan kontrol penuh dengan langkah yang lebih ringkas:
- Playlist Block: Blok baru untuk menambahkan kumpulan file audio, lengkap dengan visualisasi gelombang suara (waveform) interaktif opsional saat audio diputar. Solusi native luar biasa untuk situs podcast atau musik tanpa plugin eksternal.
- Tabs Block: Blok kustom baru untuk menyusun konten ke dalam panel tab yang dapat diklik, membuat halaman web tampil bersih dan rapi tanpa membebani pemuatan halaman.
- Kombinasi Gradien & Gambar Latar Belakang: Pengaturan background gradient dan background image tidak lagi saling bentrok atau menimpa. Keduanya kini bisa dikombinasikan bersamaan pada blok Group, Verse, Accordion, Pullquote, Post Content, dan Quote.
- Konten HTML Block yang Bisa Diedit: Blok HTML sekarang mendukung nested blocks yang dapat diedit di dalamnya berkat dukungan arsitektur
innerContent. Sangat membantu untuk konten berbasis AI yang sering hadir dalam kode HTML mentah. - Fitur “Mark as decorative” untuk Gambar: Pilihan toggle baru pada blok Image untuk menandai gambar yang murni dekoratif agar dilewati oleh perangkat pembaca layar (screen readers) demi meningkatkan nilai aksesibilitas situs.
- Penanganan Shortcode yang Lebih Cerdas: Menempelkan shortcode embed kini akan otomatis diubah menjadi blok Embed yang semestinya, serta blok Shortcode yang kini mendapatkan kemampuan transformasi kustom satu-klik menjadi blok kustom padanannya (Gallery/Audio/dll.).
6. Internasionalisasi & Skalabilitas Global
WordPress terus berkomitmen merefleksikan keberagaman komunitasnya di seluruh dunia, salah satunya dengan progres dukungan penuh terhadap alamat email berbasis Unicode, sehingga nama pengguna (usernames), tautan (slugs), dan email dapat mewakili bahasa pengguna di mana pun berada secara universal.
7. Catatan Khusus untuk Developer
- Ekspansi Abilities API: Penyempurnaan pada fungsi querying, filtering, dan validasi input untuk memberikan fondasi yang lebih andal bagi alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI tooling).
- Block Bindings untuk List Item: Fitur Block Bindings kini merambah ke komponen List Item, mempermudah menghubungkan konten daftar ke sumber data dinamis tanpa kode kustom.
- Registrasi Ikon Kustom: Fungsi baru yang memungkinkan penulis plugin dan tema mendaftarkan ikon kustom mereka sendiri ke dalam Icons block.
- Enforced Iframed Editor: Editor postingan sekarang akan selalu berjalan di dalam
iframeuntuk mengisolasi kanvas pengeditan dari gangguan gaya admin (admin styles). Blok yang masih menggunakan Block API v2 ke bawah wajib di-upgrade ke v3 agar tetap kompatibel. - Stabilisasi
wordpress/theme: Paket pembuatan block themes sedang ditinjau ulang secara arsitektur demi fondasi theming yang lebih stabil dan terdokumentasi dengan baik ke depan. - Peningkatan Autentikasi Connectors: Layanan layar Connectors kini mendukung login menggunakan username dan application-password, serta menutup celah keamanan fitur auto-suggest kredensial browser pada kolom API key.
Kesimpulan & Rangkuman Haiku
Rangkaian pembaruan masif di atas barulah awal dari perjalanan panjang WordPress 7.1. Terus nantikan penyempurnaan fitur dan perbaikan sistem pada perilisan versi Beta dan RC berikutnya menjelang peluncuran final yang stabil pada 19 Agustus 2026.
Sebagai penutup rilis berita Beta 1 ini, berikut adalah sebuah puisi haiku menarik dari tim inti pengembang Core WordPress yang disadur ke dalam bahasa Indonesia:
Benih Rilis Tujuh-Satu, Catatan, gaya, media, dan perkakas— Uji, dan saksikan mereka bermekaran.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai deretan fitur baru dan blok kustom bawaan pada WordPress 7.1 ini? Apakah agensi Anda sudah siap menyambut era Full Site Editing kustom yang sesungguhnya? Tulis opini teknis Anda di kolom komentar.
Ditulis oleh Rachmat Gumilar untuk rahmatgumilar.net. Rujukan resmi disadur langsung dari pengumuman core WordPress.org News.

Leave a Reply